Selasa, 13 Oktober 2026

KONFGURASI VPN

 

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 

Haiii teman teman!!! Kali ini saya akan membuat tutorial Instalasi dan Kofigurasi OpenVpn di Debian. Penasaran bagaimana caranya??? Yuk kita pelajari sama sama

Apa itu OpenVpn?

OpenVPN adalah perangkat lunak open source yang digunakan untuk membuat koneksi Virtual Private Network (VPN) secara aman melalui jaringan internet maupun jaringan publik. OpenVPN memungkinkan pengguna mengakses jaringan pribadi dari lokasi yang berbeda seolah-olah perangkat tersebut terhubung langsung ke jaringan lokal.

OpenVPN bekerja dengan membuat terowongan virtual (tunnel) antara perangkat pengguna dan server VPN. Data yang melewati terowongan tersebut dilindungi menggunakan enkripsi sehingga lebih sulit dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.

OpenVPN dapat dipasang pada berbagai sistem operasi, seperti Linux Debian, Ubuntu, Windows, dan sistem operasi lainnya. Dalam administrasi jaringan, OpenVPN sering digunakan untuk menghubungkan komputer client ke server secara jarak jauh dengan koneksi yang aman.

Kelebihan OpenVpn

1. Bersifat open source.

2. Mendukung berbagai sistem operasi.

3. Menggunakan enkripsi untuk membantu menjaga keamanan data.

4. Dapat digunakan untuk akses jaringan jarak jauh.

5. Konfigurasinya fleksibel sesuai kebutuhan jaringan.

6. Dapat digunakan pada server Linux, termasuk Debian.

Kekurangan OpenVpn

1. Instalasi dan konfigurasi awal membutuhkan pemahaman jaringan.

2. Pengaturan sertifikat, autentikasi, firewall, dan routing dapat cukup rumit.

3. Koneksi VPN dapat menambah penggunaan bandwidth dan beban pemrosesan.

4. Keamanan tetap bergantung pada konfigurasi, pembaruan sistem, serta pengelolaan kredensial yang benar.

Berikut Langkah - langkahnya

1. download aplikasi WinSCP di laptop kalian

2. download aplikasi OpenVpn dan termius di hp

3. Buat VM baru seperti biasanya, setting Network pada adapter 1 dan 2 menggunakan Bridge Adapter, pada Promiscuous Mode pilih Allow All dan start VM, login seperti biasanya 

4. Atur network dengan perintah "nano /etc/network/interfaces" lalu hapus 2 baris dari bawah 

 5. Setelah itu restart network dengan perintah "systemctl restart networking" 

6. lalu cek ip dengan perintah "ip a"

7. Install ssh server dengan perintah "apt install openssh-server -y

8. Pada "nano /etc/ssh/sshd_config" hapus pagar pada port 22 dan ganti PermitRootLogin yes 

9. Install vpn dengan perintah "apt install curl -y"

10.  Ketik perintah "curl -0 https://raw.githubcontent.com/Nyr/openvpn-install/master/openvpn-install.sh"

11. Ketik "chmod +x openvpn-install.sh" jika sudah buka open vpn dengan mengetikkan " ./openvpn-install.sh"

masukkan no ip dari server debian kalian, jika tidak tahu ip server kalian berapa maka lakukan ctrl+c untuk keluar dan ketikkan ip a untuk melihat dari ip server kalian yang berada di enp0s3, jika sudah mengetahui maka masuk lagi ke dalam openvpn dengan cara yang tadi yaitu ketik "./openvpn-install.sh" kemudian sesuaikan gambar

 pada nama client masukkan nama kalian

12. Jika tampilannya seperti gambar dibawah maka pembuatan file openvpn sudah berhasil

 13. Masuk ke aplikasi WinSCP pada kolom host name isi dengan "ip" kalian, username dengan "root " dan isi "passwword" kalian 

 14. Klik "update" pada halaman ini

15. Lalu download file nya dengan klik file nya dengan cara klik kanan lalu pilih download

16. Jika sudah maka file akan muncul disebelah kiri

17. Ketik "iptables -A INPUT -s 10.8.0.0/24 -p tcp --dport 22 -j ACCEPT"  untuk mengizinkan koneksi SSH  hanya dari jaringan VPN 10.8.0.0/24 ke server

18. Ketik "iptables -A INPUT -p tcp --dport 22 -j DROP" untuk memblokir semua koneksi SSH  dari luar, kecuali yang sudah diizinkan sebelumnya . Digunakan untuk mengamankan server dari akses SSH tak diinginkan

19. Ketik "apt install iptables-persistent -y" digunakan untuk menginstal alat yang bisa menyimpan aturan firewall (iptables) agar tidak hilang saat server dimatikan atau direstart

20. Pilih "Yes"

21. Ketik "netfilter-persistent save" Perintah ini digunakan untuk menyimpan aturan firewall (iptables) yang sedang aktif sekarang, supaya tetap berlaku meskipun server dimatikan atau direstart

22. Lalu jika sudah selesai mendownload buka aplikasi openvpn yang sudah didownload tadi, klik garis tiga pojok kiri atas untuk menambahkan ip

klik my profil

upload file yang tadi 

confirmasi

connect kan

Pengujian lewat client menggunakan hp
1. download aplikasi openvpn dan termius
2. buka openvpn dan masukkan file vpn yang tadi
 
 

 

           


 


Terima kasih buat para pembaca yang mengikuti dan membaca artikel saya sampai selesai, yang membahas tentang VPN, jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun gambar saya sebagai pembuat memohon maaf. semoga panduan ini bermanfaat.


Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh


KONFIGURASI NEXTCLOUD

 

Assallamuallaikum wr wb 
Bismillahirrahmannirrahim 

Dikesempatan ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara membuat / menginstall  NEXTCLOUD


PENGERTIAN NEXTCLOUD
 
Nextcloud adalah program gratis dan terbuka yang dipasang di server sendiri, jadi kamu punya penyimpanan awan sendiri seperti Google Drive tapi dikelola sepenuhnya olehmu. Data tersimpan di tempatmu, bukan di tempat orang lain.
 
 
TUJUAN PENGGUNAAN NEXTCLOUD
 
1. Memiliki tempat simpan data sendiri tanpa bergantung layanan luar
2. Mengamankan data agar tidak diakses sembarang orang
3. Memudahkan akses file dari mana saja lewat HP/laptop
4. Mempermudah kerja sama: berbagi file, kalender, tugas bersama tim
5. Menghemat biaya karena gratis dan bisa dipakai berulang kali
 
 
CIRI-CIRI NEXTCLOUD
 
1. Bebas & Terbuka — Kode terbuka, gratis, boleh diubah sesuai kebutuhan
2. Mandiri — Data tersimpan di server sendiri, kamu yang pegang kendali
3. Bisa Diakses di Mana Saja — Lewat browser atau aplikasi HP, di jaringan lokal maupun internet
4. Aman — Dilengkapi sandi, batasan akses, dan enkripsi data
5. Berkembang — Bisa ditambah fitur baru: obrolan, rapat, edit dokumen bareng
6. Lintas Perangkat — Bisa dipakai di Windows, Linux, Android, iOS
  
 
MANFAAT NEXTCLOUD

1. Kendali Penuh — Kamu pemilik data, tidak takut data dipakai pihak lain
2. Hemat Biaya — Tidak perlu bayar langganan bulanan/tahunan
3. Akses Fleksibel — Buka file kapan saja, di mana saja
4. Kerja Sama Lancar — Berbagi file, atur siapa yang boleh lihat/ubah
5. Aman & Pribadi — Data tidak bocor ke layanan publik
6. Cocok Sekolah/Kantor — Bisa dipakai banyak orang sekaligus, terpusat & rapi
 

 
Langkah Langkah : 

1.Siapkan / Download terlebih dahulu ISO NEXTCLOUD ( TURNKEY ) 

2. Masuk ke VIRTUALBOX 

3. Masukkan ISO NEXTCLOUD langkahnya sama seperti cara yang lainnya bedanya hanya di ISO nya yang berbeda 

4. Untuk adapter 1 ganti dengan BRIDGE ADAPTER 

5. Kalau sudah mulai ( INSTALL TO HARDDISK ) enter 

6. Pada tampilan ini pilih ( GUIDED - USE ENTIRE DISK ) enter 
 
7. Jika sudah menyelesaikan beberapa tahapan,  terdapat passwd masukkan passwd sesuai perintah dan ingat" passwd tersebut 

● pilih Reboot & enter 
 
● Pilih Skip
 
● ini juga Skip 

● Quit 
 
8. Jika sudah selesai masuk ROOT seperti biasa dan masukkan PASSWD 

9. Cek perintah ( IP A ) untuk melihat IP 

10. Ketik perintah ( CD /VAR/WWW/NEXTCLOUD/CONFIG ) kecil semua ya 

11. Lalu ( LS ) 

12. Ketik ( NANO CONFIG.PHP )

13. Jika muncul seperti dibawah masukkan ip yang tadi waktu mengetik perintah IP A untuk memunculkan dibrowser 

14. Jika sudah buka browser ketik ip kalian yang tadi 

15. Jika sudah muncul login menggunakan ( ADMIN & KETIK PASSWD ) yang kalian buat tadi 
 

 
 16. Dan jika sudah tampilannya akan seperti ini 
 

 
17. login dengan menggunakan hp dengan ip tadi 

18. Login admin sama seperti cara 15 
 

 
 19. Cari gambar file & upload 
 
20. Lalu cek pada pc / laptop kalian yang tadi login cari gambar seperti petir jika sudah masuk gambar nya akan muncul seperti dibawah 
 

 
21. Dann selesaii 
 
Terima kasih buat para pembaca yang mengikuti dan membaca artikel saya sampai selesai, yang membahas tentang Nextcloux, jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun gambar saya sebagai pembuat memohon maaf. semoga panduan ini bermanfaat.


Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh
 

INSTALASI DAN KONFIGURASI PROXMOX (VPS)

 INSTALASI DAN KONFIGURASI PROXMOX

 

 APA ITU PROXMOX??

Proxmox VE merupakan platfrom virtualisasi server open-source yang mampu dalam mengelola dua teknologi virtualisasi -KVM (Virtual Machine berbasis Kernel) untuk mesin virtual dan LXC.

Berikut beberapa keuntungan menggunakan Proxmox sebagai berikut:

  • Memiliki kinerja yang cukup baik.
  • Pemasangan Proxmox yang telah dioptimalkan, sehingga lebih cepat dalam proses pemasngan.
  • Mudah dalam melakukan manajemen.
  • Cocok digunakan untuk kelas Enterprise.
  • Proxmox juga dilengkapi dengan VNC Viewer sehingga jika Anda menginginkan virtualisasi dengan lingkungan desktop seperti windows juga Xwindow linux.

Kekurangan Proxmox VE menurut saya antara lain:

  • Tidak (atau belum) mendukung DRS (Distributed Resource Scheduler). Artinya distribusi workload antara host-host dalam satu cluster harus dilakukan secara manual. Sampai saat ini Proxmox VE belum mendukung DRS. Menurut saya, ini adalah kekurangan yang paling fatal. Padaha solusi lain yang sama-sama berbasis KVM seperti RHEV dari Redhat telah mendukung DRS.
  • Manajemen jaringan host virtual machine yang kurang dinamis untuk operasi on the fly.
  • Shot node virtual machine yang kadang tidak berjalan semestinya.
  • Kekurang lainnya adalah performance Proxmox belum maksimal dan masih jauh dibandingkan dengan solusi virtualisasi lain seperti VMware ESX, Microsoft Hyper-V maupun Oracle VM.

Langkah Langkah : 

1. Instal Vmware



2. Dan siapkan ISO PROXMOX 

3. Login Vmware buat mesin baru seperti diVirtualBox

4. Masukkan ISO PROXMOX 

5. Next 

6. Linux 
 
7. Rubah dengan domain kalian 
 
8. Disini tidak saya rubah tetap 20.0
 
9. Network adapter 
- device status ( Connect at power on ) 
- network connection ( bridge ) 
 
 
10. Procesor 2 
 
11. Selesai & lalu mulai 
 
12. Tunggu 
 
13. Klik ( install proxmox graphical )
 
14. Tunggu 
 
15. Next 
 
16. Next 
 
17. Ganti passwd kalian dan email kalian 

18. Hostname ( domain kalian ) & next 

19. Cek jika sudah next 
 
20. Tunggu hingga selesai 
 
21. Jika selesai akan masuk seperti digambar 
 
22. Cek IP A agar tau ip kita jika sudah , Buka cmd ping ip tadi harus ( replay from ) 
 
 23.  Ping juga diterminal harus 
( replay from ) 

24. Ping juga 8.8.8.8 harus ( replay from ) 
 
25. Buka dibrowser menggunakan ip kita tekan ( advanced ) 
 
26. Login masukkan root dan passwd
 
27. Tunggu selesai 
 
28. Klik CT templates pilih ISO DEBIAN 12
 
29. Masukkan psswrd kalian next 
 
30. Template pilih debian 12 
 
31. Cpu 1 
 
32. Next 
 
33. 512
 
34. Static 
 
35. Dhcp
 
36. Next 
 
37. Cek jika sudah next 
 
38. Tunggu selesai 
 
39. Ketik ( nano /etc/ssh/sshd_config )

41. Ganti dengan ( PermitRootLogin yes ) 
 

 42.buka cmd ping 8.8.8.8 harus 
( replay from )  

43. Ketik ( ssh root@ip )
 
45. Lakukan hal yang sama pada ip ke 2 
 
46. Jika hasilnya sudah ( replay from ) semua maka instalasi berhasil 
 

 
 
 
 


 
 

 
Terima kasih buat para pembaca yang mengikuti dan membaca artikel saya sampai selesai, yang membahas tentang Proxmox, jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun gambar saya sebagai pembuat memohon maaf. semoga panduan ini bermanfaat.


INSTALASI & KONFIGURASI JOOMLA DI VIRTUALMIN

 INSTALASI & KONFIGURASI JOOMLA DI VIRTUALMIN

 

Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh 



Kali ini saya akan install virtualmin, install dan konfigurasi Joomla di virtualmin untuk menampilkan wordpress. Di debian 12

Langkah langkah nya dimulai dari,
- Install software virtualmin

Webmin adalah control panel untuk mengelola server Linux secara umum melalui web. Webmin berfungsi untuk :

  • Mengatur user & grup
  • Konfigurasi layanan (Apache, DNS, FTP, dll)
  • Manajemen sistem (disk, paket, jaringan)
Virtualmin adalah panel hosting berbasis Webmin yang fokus untuk mengelola website. Virtualmin merupakan penyedia hosting domain dan panel kontrol situs web yang memberikan kemampuan untuk mebuat dan mengelola banyak domain, serta menyederhanakan otomatisasi tugas.

  • Webmin dipakai untuk mengatur server secara keseluruhan
  • Virtualmin dipakai untuk mengelola website di server tersebut


  • - Install Joomla Joomla adalah CMS (Content Management System), yaitu software untuk membuat dan mengelola website tanpa harus coding dari nol. Untuk isi dan tampilan web


    LANGKAH LANGKAH :
    1. Buat mesin vm baru, Setting seperti biasa
    2. Login dengan root
    3. Setting network dan repository lalu apt update dan apt upgrade
    3. setting di nano /etc/hosts ubah ip yang sesuai dan tambah nama domain pada ip ke-2
    4. Setting di nano /etc/resolv.conf 
    5. Unduh script virmin wget http://software.virtualmin.com/gpl/scripts/install.sh
    6. Ketik perintah chmod +x install.sh
    7. Install dengan perintah "./install.sh" jika ada pertanyaan y/n ketik y, Tunggu sekitar 15-30 menit untuk proses installnya
    8. Setelah proses install selesai masuk web browser ketik ip kalian ditambah :10000 contoh: "192.25.24.26:10000" lalu klik advanced, dan unsafe
    9. Login menggunakan root
    10.  Selanjutnya, pada virtualmin tambahkan domain dengan klik "Create Virtual Server"
    buat nama domain kalian pada kolom "Domain Name", isi passwd pada kolom "Administrator Password", klik IP address and forwarding 
    Di bagian Network Interface isi ip pada kolom "Virtual with IP" dan ceklis "Already Active".
    11. Jika selesai klik Create server. tunggu hingga selesai lalu Refresh halaman web
    12. Selanjutnya, download file joomla
    13. Setelah proses download, kembali ke virtualmin masuk ke File Manager
    14. Hapus file yang ada dengan ceklis dan klik logo sampah di pojok kanan dan klik delete
    15. Upload file Joomla yang sudah di download tadi Klik File  pilih Upload to current directory Pilih file Joomla 
    16. Klik Upload
    17. Klik file tersebut dan Ekstrak file tersebut
    Klik Yes, Overwrite
    18. Akses joomla dengan memasukkan domain yang kalian buat di browser. Kalian bisa sesuaikan nama di "Virtual server summary"
    19. Pilih bahasa, lalu isi nama untuk situs joomla, jika sudah klik "Setup Login Data"
    20. Selanjutnya isi seperti dibahwa lalu klik "Setup Database Connection"
    21. Untuk database bisa dilihat Pada "Edit Database"
    22. Masukkan nama dan password database lalu klik "Install Joomla"
    23. Tunggu prosesss instalasi 
    24. Klik Open Administrator
    25. Akan masuk ke halaman login, login dengan username dan password
    26. Setelah login tampilannya seperti ini, konfigurasi joomla sukses
    27. lalu, kembali ke VM, setting network seperti ini
    28. Buat domain baru seperti awal tadi. dengan menggunakan ip yang sudah disetting. "Create Server" setelah selesai, refresh
    29. masuk ke domain ke-2 lalu ke Manage Web Apps klik WordPress, klik pada bagian centang untuk menginstall

    30. Klik Install Now
    31. Tunggu proses installnya selesai 
    32. Setelah selesai cek webnya dengan cara ke Virtual Server Summary klik domain kalian
    33. Setelah di klik muncul halaman wordpress maka install wordpress di virtualmin berhasil 
     

     

       

     


    Terima kasih buat para pembaca yang mengikuti dan membaca artikel saya sampai selesai, yang membahas tentang virtualmin, jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun gambar saya sebagai pembuat memohon maaf. semoga panduan ini bermanfaat.


    Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh


    ISPCONFIG DEBIAN 12

     ISPCONFING DEBIAN 12

     

    Halloo semua kali ini saya akan memberi tutorial isp config.

    Sebelumnya, ISPConfig merupakan control panel open-source pada sistem operasi linux yang berfungsi untuk mengelola layanan web hosting. ISPConfig menyediakan antarmuka grafis bagi administrator sistem untuk mengelola berbagai layanan seperti Web server, Mail server, DNS, Database, serta FTP. ISP Config Memungkinkan administrator mengelola situs web, alamat email, dan catatan DNS melalui antarmuka berbasis web. ISPConfig memiliki 4 tingkat login, yaitu administrator, reseller, client, dan email-user.

    Berikut tutorial ISPConfig pada debian 12

     

    Langkah Langkah : 

    1. Login menggunakan root (lanjutan database)

    2. Setting adapter network adapter 1 yaitu NAT, adapter 2 Host-only

    3. ketik nano /etc/hosts lalu edit pada bagian ip ke 2

    4. Setting repository dengan perintah nano /etc/apt/sources.list. 

    setelah setting repository masukkan command apt update 

    5. Install setup ISPConfig dengan masukkan perintah wget -O - https://get.ispconfig.org | sh -s -- --use-ftp-ports=40110-40210 --unattended-upgrades 
    lalu ketik yes
     
    6. Setelah selesai akan ada password yang muncul catat password tersebut, untuk login ke ISPConfig
    7. Gunakan port 8080 dengan command ufw allow 8080/tcp
    8. Masuk ke browser dan search ip (192.25.24.26:8080)

        setelah masuk klik Advanced dan scroll izinkan.

    9. Login menggunakan User admin dan Password random yang muncul tadi 

         Berikut merupakan tampilan dari ISPConfig:

     


     


     


     

     

     

     Terima kasih buat para pembaca yang mengikuti dan membaca artikel saya sampai selesai, yang membahas tentang ISPCONFIG, jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun gambar saya sebagai pembuat memohon maaf. semoga panduan ini bermanfaat.



      

      

      

     

     

     

    Rabu, 13 Mei 2026

    Konfigurasi Database Server Debian 12

    KONFIGURASI DATABASE SERVER


    Assalamualaikum Warahmatuallahi Wabarakatuh

    Haloo semuaa, perkenalkan saya Iraa siswi SMKN 1 CERME Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi tutorial singkat tentang cara Database Server di sistem operasi Debian 12. Sebelum kita mulai prakteknya, saya rasa penting bagi kita untuk memahami terlebih dahulu konsep dasar Database server agar proses pembelajaran kita lebih efektif dan mudah dipahami. Mari kita bahas pengertian Database Server secara singkat.

    Apa itu Database Server?

    Database merupakan suatu koleksi data yang terorganisir dalam format tertentu dan disimpan secara elektronik. Tujuan penggunaan database yaitu agar proses penyimpanan, pengambilan, dan manipulasi data dapat dilakukan dengan lebih efisien.

    Suatu basis data biasanya dioperasikan oleh database management system (DBMS), suatu program perangkat lunak yang mengatur pengguna agar dapat membuat, mengakses, dan memanipulasi data di dalamnya. Selain mengatur pengelolaan data, DBMS juga berfungsi menjaga keamanan, integritas, serta pencadangan (backup) dan pemulihan (recovery) data.

    FUNGSI DATABASE SERVER
    1. Menyimpan Data: Sebagai tempat penyimpanan utama untuk berbagai jenis data, mulai dari data kecil hingga besar.
    2. Mengelola Data: Mengatur, mengedit, atau menghapus data secara efisien sesuai kebutuhan.
    3. Memberikan Akses Data: Memastikan data bisa diakses dengan cepat dan aman oleh pengguna atau aplikasi yang berwenang.
    4. Menjamin Keamanan Data: Memberikan fitur keamanan seperti autentikasi dan enkripsi agar data tetap aman.


    KELEBIHAN DATABASE SERVER
    1. Pusat Data Terintegrasi: Semua data tersimpan di satu lokasi yang mudah dikelola.
    2. Akses Multi-Pengguna: Banyak pengguna dapat mengakses data secara bersamaan.
    3. Keamanan Tinggi: Memiliki fitur keamanan yang canggih.
    4. Efisiensi dan Kecepatan: Pemrosesan data dilakukan dengan cepat dan efisien.
    5. Mendukung Skalabilitas: Dapat ditingkatkan kapasitasnya sesuai kebutuha

    KEKURANGAN DATABASE SERVER
    1. Biaya Tinggi: Pembuatan dan pemeliharaan membutuhkan biaya besar.
    2. Kompleksitas Sistem: Memerlukan tenaga ahli untuk instalasi dan manajemen.
    3. Ketergantungan Jaringan: Memerlukan koneksi jaringan yang stabil untuk akses optimal.
    4. Risiko Kegagalan Sistem: Jika server rusak, seluruh data mungkin tidak bisa diakses sementara waktu.



    LANGKAH-LANGKAH


    1. Instalasi Database Server & phpMyAdmin

    - Langkah pertama adalah menginstall paket database (MariaDB) dan alat pengelola database berbasis web (phpMyAdmin). Jalankan perintah berikut di terminal sebagai root:

    - ketikkan apt update
    - lalu apt install mariadb-server -y
    - lalu ketikkan apt install php php-mysql libapache2-mod-php php-mbstring -y

    - setelah itu install phpadmin dengan cara ketik apt install phpmyadmin -y

    Saat instalasi phpMyAdmin, pilih apache2 (gunakan spasi untuk centang) dan pilih Yes pada konfigurasi dbconfig-common.


        2. Konfigurasi Hak Akses Database

    Secara default, user root database tidak bisa login ke phpMyAdmin. Kita perlu membuat user admin baru khusus untuk akses web.

    Masuk ke MySQL:

    Bash
    mysql -u root
    

    Di dalam prompt MariaDB, ketik:

    SQL
    CREATE USER 'admin'@'localhost' IDENTIFIED BY 'admin123';
    GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'admin'@'localhost' WITH GRANT OPTION;
    FLUSH PRIVILEGES;
    EXIT;

        3. Membuat Database dan Tabel via phpMyAdmin

            - Akses melalui browser: http://iraa.com/phpmyadmin
            - Login dengan user admin dan password admin123.



    - Klik menu SQL dan jalankan perintah berikut untuk membuat struktur penyimpanan:

      



        4. Membuat Form Input Data (PHP & CSS)

                Sekarang kita buat tampilan form untuk mengisi data. Buat file baru di direktori web:

                     nano /var/www/html/form.php


        5. Pengujian

               - Akses http://iraa.com/form.php melalui browser. Isi data dan klik Simpan.                                 - Untuk memastikan data masuk, cek kembali di phpMyAdmin pada tabel tb_pesan.


                - lalu masuk ke phpmyadmin nya dan cari tab basis data pada pojok kiri atas lalu pilih                               db_kontak 


                - Kemudiian pilih tb_pesan


            - Kemudian lihat apakah form yang tadi masuk ke database kita atau tidak. Jika masuk berarti                  prakteknnya sudah berhasil




            Terima kasih buat para pembaca yang mengikuti dan membaca artikel saya sampai selesai, yang membahas tentang DATABASE server,jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun gambar saya sebagai pembuat memohon maaf. semoga panduan ini bermanfaat.


    Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh

    Konfigurasi Mail Server pada Debian 12

    KONFIGURASI MAIL SERVER (POSTFIX, DOVECOT & ROUNDCUBE) PADA DEBIAN 12










            Assalamualaikum Warahmatuallahi Wabarakatuh


        Haloo semuaa, perkenalkan saya Iraa siswi SMKN 1 CERME Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi tutorial singkat tentang cara Mail server di sistem operasi Debian 12. Sebelum kita mulai prakteknya, saya rasa penting bagi kita untuk memahami terlebih dahulu konsep dasar Mail server agar proses pembelajaran kita lebih efektif dan mudah dipahami. Mari kita bahas pengertian Mail server secara singkat.

    Apa itu Mail Server, Postfix, Dovecot & Roundcube?

    Mail server adalah sebuah sistem yang membantu dalam pendistribusian email, baik dalam proses menerima atau mengirim. Secara sederhana, mail server adalah perantara dalam proses pengiriman dan penerimaan surat. Email yang dikirim akan disimpan pada mail server, kemudian selanjutnya diforward oleh mail server ke penerima.

    Postfix adalah mail transfer agent free dan open source. Postfix merupakan mail transfer agent default untuk sejumlah sistem operasi bertipe Unix. Postfix didistribusikan menggunakan Lisensi Umum IBM 1.0 yang merupakan lisensi perangkat lunak bebas tetapi tidak kompatibel dengan GPL. Salah satu ketangguhan Postfix adalah kemampuannya menahan “buffer overflow”. Ketangguhan lainnya adalah kesanggupan Postfix memproses surat elektronik dalam jumlah banyak.

    Dovecot adalah server email IMAP dan POP3 open source untuk sistem Linux / UNIX, yang ditulis dengan mengutamakan keamanan. Dovecot adalah pilihan yang sangat baik untuk instalasi kecil dan besar. Cepat, mudah diatur, tidak memerlukan administrasi khusus dan hanya menggunakan sedikit RAM/memori.

    Roundcube adalah email client IMAP berbasis web. Fitur Roundcube yang paling menonjol adalah penggunaan teknologi Ajax. Salah satu software open source yang berlisensi GNU General Public License (GPL).

    Langsung saja ke tutorialnya. 

     

    KONFIGURASI POSTFIX & DOVECOT

    - Install package Postfix & Dovecot dengan memasukkan perintah apt install postfix dovecot-imapd dovecot-pop3d.

    - Setelah instalasi Postfix akan muncul Message Box seperti dibawah ini. Pilih Situs Internet.


    - Masukkan domain yang digunakan (bisa menggunakan domain sama seperti DNS Server dengan tambahan subdomain mail. contoh mail.iraa.com)


    - Lalu edit file main.cf dengan memasukkan perintah nano /etc/postfix/main.cf dan tambahkan home_mailbox = Maildir/ pada bagian paling bawah.

    - Masukkan perintah maildirmake.dovecot /etc/skel/Maildir untuk membuat direktori mail.

    - Masukkan perintah berikut dpkg-reconfigure postfix dan ikuti langkah-langkah dibawah ini:

    - Pilih Situs Internet


    - masukkan domain yang digunakan tadi.


      - Enter pada bagian ini


     - Enter pula pada bagian ini


      - Pilih Tidak


      - Masukkan IP Address yang digunakan dan tambahkan 0.0.0.0/0 di belakang. 


     - Enter pada bagian ini


     - Enter lagi

     - Pilih IPv4



     - Restart postfix dengan perintah systemctl restart postfix.


    - Edit file konfgurasi Dovecot dengan perintah nano /etc/dovecot/dovecot.conf kemudian pergi ke line pada gambar. Hilangkan tanda pagar di depannya lalu pada setelah listen = sisakan hanya tanda bintang (*).

    - Edit file konfigurasi 10-auth.conf dengan perintah nano /etc/dovecot/conf.d/10-auth.conf kemudian pergi ke line pada gambar. Hilangkan tanda pagar lalu ganti yes ke no.

    - Edit file konfigurasi 10-mail.conf dengan perintah nano /etc/dovecot/conf.d/10-mail.conf dan lakukan konfigurasi berikut:

    - Uncomment (hilangkan pagar) pada baris bertuliskan #mail_location = maildir:~/Maildir

    - Beri comment (tanda pagar) pada baris bertuliskan mail_location = mbox:~/mail:INBOX=/var/mail/%u.

    - Restart Dovecot dengan perintah systemctl restart dovecot


    KONFIGURASI DNS

    - Edit file resolv.conf dengan perintah nano /etc/resolv.conf lalu konfigurasi seperti pada gambar. Untuk IP pada nameserver ganti dengan IP yang digunakan. Untuk domain pada search ganti dengan domain yang digunakan.


    - Edit file db.192 dengan perintah nano /etc/bind/db.192 lalu tambahkan 26 IN PTR <domain> (contoh 26 IN PTR mail.iraa.com).


    - Edit file db.forward dengan perintah nano /etc/bind/db.forward lalu tambahkan mail IN A <ip server> (contoh mail IN A 192.25.24.26) di atas www.

    - Restart bind9 dengan perintah systemctl restart bind9.


    KONFIGURASI APACHE2, MARIADB & ROUNDCUBE

    - Tambahkan 2 user baru dengan perintah adduser namauser (contoh adduser iraa)

    - Beri password untuk user dengan perintah passwd namauser (contoh passwd iraa)


    - Masukkan perintah apt install apache2 mariadb-server roundcube untuk menginstall package.


    - Untuk konfigurasi apache2, pindah direktori dengan perintah cd /etc/apache2/sites-available lalu copy file 000-default.conf menjadi mail.conf dengan perintah cp 000-default.conf mail.conf.

    - Edit file mail.conf dengan perintah nano mail.conf lalu pada ServerName masukkan subdomain yang digunakan (contoh mail.iraa.com) dan pada DocumentRoot masukkan /usr/share/roundcube.


    - Untuk mendisable web default apache2, masukkan perintah a2dissite 000-default.conf dan enable web mail dengan perintah a2ensite mail.conf.

    - Edit file config apache2 dengan perintah nano /etc/apache2/apache2.conf lalu tambahkan Include /etc/roundcube/apache.conf pada bagian akhir file.

    - Restart apache2 dengan perintah systemctl restart apache2.



    - Untuk konfigurasi roundcube, pindah direktori dengan perintah cd /etc/roundcube lalu edit file config.inc.php dengan perintah nano config.inc.php. Lakukan konfigurasi berikut.

        - Pada baris bertuliskan $config ['imap_host'] ganti tulisan dalam kurung setelah = dengan ["localhost:143"];

        - Pada baris betuliskan $config ['smtp_host'] ganti tulisan dalam kurung setelah = dengan 'localhost:25';

        - Pada baris bertuliskan $config['smtp_user'] dan $config['smtp_pass'] kosongi apa yang berada dalam tanda petik setelah =.


    - Masukkan perintah dpkg-reconfigure roundcube-core lalu lakukan konfigurasi berikut:

       - Klik enter pada layar ini


     - Pilih bahasa (disarankan en_US)


       - Pilih tidak


      - Pilih apache2 dan uncheck lighttptd


     - Pilih Ok


    KONFIGURASI MARIADB

    - Masukkan perintah mariadb -u root

    - Ketik use mysql;

    - Masukkan create database roundcube; dan pastikan terdapat Query OK.

    - Masukkan update user set plugin='' where user='root';

    - Masukkan flush privileges;

    - Masukkan exit untuk keluar.



    TESTING PADA CLIENT

    - Buka web browser lalu masukkan domain mail yang tadi telah dibuat (contoh mail.iraa.com) dan login menggunakan user dan password yang telah dibuat tadi.

    -  Buat email baru pada menu compose, dan pada bagian To masukkan user kedua sebagai penerima.


    - Logout user pertama, lalu login dengan user kedua (penerima) lalu pesan akan terlihat.





            Terima kasih buat para pembaca yang mengikuti dan membaca artikel saya sampai selesai, yang membahas tentang Mail Server,jika ada kesalahan baik dalam penulisan maupun gambar saya sebagai pembuat memohon maaf. semoga panduan ini bermanfaat.
    Selamat mencoba dan Semoga berhasil.


    Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh

    KONFGURASI VPN

      Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh  Haiii teman teman!!! Kali ini saya akan membuat tutorial Instalasi dan Kofigurasi OpenVpn...